Pemikiran Kalam Muh Abduh dan Muh Iqbal
A. MUHAMMAD ABDUH
- Biografi Muh Abduh
Muh Abduh nama lengkapnya adalah Muhammad Abduh Hasan Khairullah. Beliau lahir di Mesir pada tahun 1849 M. Ayahnya bernama Abduh bin Hasan Choirullah dan ibunya bernama Junainah binti Utsman Al-Kabir. Muh Abduh belajar membaca, menulis, dan menghafal Al Quran di Desa Kuttab, kemudian melanjurkan belajar di Al Azhar Mesir pada tahun 1862 M. Ia menikah saat usia 16 tahun. Ketika melancarkan gerakan pembaharuannya, Muh Abduh serta muridnya yang bernama Muh Rasyid Ridha menerbitkan majalah Al Manar, yang bertujuan untuk memberantas taklid, bid'ah. dan kemujudan yang dipandang sebagai penyebab kemunduran umat islam.
- Pemikiran Muh Abduh
a. Kedudukan akal dan fungsi wahyu, yaitu dengan membebaskan akal pikiran dari belenggu taqlid yang menghambat perkembangan pengetahuan agama serta memperbaiki gaya bahasa Arab yang digunakan dalam percakapan maupun tulisan media massa.
b. Kebebasan manusia dan falisme, menurut beliau, di samping memiliki daya pikir, manusia juga memiliki kebebasan memilih yang merupakan sifat alami yang ada dalam diri manusia.
c. Sifat-sifat Tuhan, menurut Abduh, sifat-sifat Tuhan tidak dapat diterima dengan akal. Sifat Tuhan mustahil tersusun dari beberapa dzat.
d. Kehendak Mutlak Tuhan, Tuhan telah membatasi kehendak mutlakNya dengan membebaskan manusia untuk mewujudkan perbuatannya.
e. Keadilan Tuhan, Tuhan menciptakan alam ini untuk kepentingan manusia, tidak ada satupun ciptaanNya yang tidak bermanfaat bagi manusia.
f. Antropomorfisme, tidak ada sifat-sifat Tuhan yang dapat diwujudkan dalam bentuk apapun, sebagaimana pemikiran manusia.
g. Melihat Tuhan, Tuhan tidak dapat digambarkan dengan kata
h. Perbuatan Tuhan
- Karya-karya Muh Abduh
a. Risalah Al Waridah
b. Wahdatul Wujud
c. Falsafatul Ijtima' Wattarikh
d. Syarah Nahjul Balagha
e. Syarah Bashairun Nasiriyah
B. MUHAMMAD IQBAL
- Biografi Muh Iqbal
Muhammad Iqbal lahir pada tahun 1873 M di Silakot Punjab Barat Pakistan. Ayahnya bernama Muhammad Nur yang merupakan seorang sufi. Pada tahun 1905 M ia pergi ke Inggris dan melanjutkan studinya di Universitas Cambridge untuk mempelajari filsafat. Karena ketertarikannya dengan filsafat, ini menjadi akar dari pemikiran humanisme. Muh Iqbal juga produktif dalam menulis, ia menulis sajak-sajak berupa dorongan untuk menghadapi kehidupan dengan perjuangan yang gigih. Namun, pada tahun 1938 beliau meninggal dunia pada usia 60 tahun karena penyakit yang diderita semakin parah.
- Pemikiran Muh Iqbal
a. Hakikat Teologi, beliau melihat teologi sebagai ilmu yang berdimensi keimanan berdasarkan esensi tauhid.
b. Pembuktian Tuhan, ia menerima landasan teologis yang imamaer (tetap ada), tetapi beliau menolak kosmologis maupun ontologis dalam pembuktian eksistensi Tuhan.
c. Jati diri manusia, persoalan ini dilihat dari konsep ego, ide sentral dalam pemikiran filosofisnya, kata itu diartikan dengan kepribadian.
d. Dosa, Al Quran menampilkan ajaran tentang kebebasan ego manusia yang kreatif.
e. Surga dan Neraka, gambaran tentang keduanya dalam Al Quran adalah penampilan kenyataan batin secara visual
- Karya-karya Muh Iqbal
a. Ilm Al Iqtishad
b. The Development of Methaphysics in Persia : A Contribution to the History of Muslim Philosophy
c. Asrar-i Khudi
d. Rumuz-i Misyriq
e. Payam-i Misyriq
f. Musafir
Komentar
Posting Komentar