Ilmu Kalam, Filsafat, dan Tasawuf
Menurut Ibnu Khaldun, Ilmu kalam dan filsafat sukar dibedakan. Karena keduanya sama-sama menggunakan argumentasi secara aqliyah (rasio). Aspek filsafat dalam ilmu kalam itu sangat kental, bagaimana aspek rasio, berfikir mendalam dan sistematis ada di dalam ilmu kalam. Karena pada dasarnya ilmu kalam menggunakan kalam illahi kemudian dijelaskan secara argumentasi dengan akal. Filsafat sendiri secara bahasa berarti cinta kebijaksanaan. Pengertian filsafat secara istilah sangat beragam, tetapi secara umum, filsafat adalah rasa ingin tahu yang tinggi untuk mencoba mencari jawaban dari sesuatu dan kemudian mempertanyakan kembali jawaban yang sudah ada.
Sedangkan tasawuf adalah ilmu yang membahas tentang cara mendekatkan diri kepada Allah Swt berdasarkan rasa (hati). Bahasa tasawuf sering tampak aneh bila dilihat oleh aspek rasio. Hal ini karena pengalaman rasa sulit dibahasakan.
Persamaan Ilmu Kalam, Filsafat, dan Tasawuf : Dilihat dari objeknya, ketiganya sama-sama membahas masalah yang berkaitan dengan ketuhanan.
Perbedaannya Ilmu Kalam, Filsafat, dan Tasawuf terletak pada aspek metode :
a. Ilmu kalam, mewarnai aqidah-aqidah agama dengan rasio (akal), membatasi diri dengan kalam illahi
b. Filsafat, dengan metode rasional, bebas, tidak terikat oleh ikatan apapun termasuk dengan dogma-dogma dalam agama. Murni dengan akal.
c. Tasawuf, merasai akidah dengan hati nurani
Komentar
Posting Komentar