Dasar Dasar dan Timbulnya Ilmu Kalam
A. Sejarah Perkembangan Ilmu Kalam
1. Pada Masa Rasulullah
Pada masa ini, umat muslim kembali kepada Rasul untuk mengetahui dasar agama dan hukum-hukum syariah. Masalah akidah menjadi penyebab utama perpecahan dan perbedaan pendapat. Tetapi, Rasul sendiri yang memberikan jalan terang tentang permasalahan kaum muslimin.
2. Pada Masa Khulafaur Rasyidin
Dimulai pada akhir pemerintahan Usman bin Affan. Islam terbagi menjadi beberapa golongan dimana setiap golongan sama-sama berusaha mempertahankan pendiriannya.
3. Pada Masa Bani Umayyah
Pada masa ini, muncul usaha penyusunan kitab pegangan untuk mempelajari ilmu kalam.
4. Pada Masa Bani Abbasiyah
Pada masa ini, muncul ilmu kalam warna baru akibat penerjemah dari Bani Abbas yang mengembangkan pendapat mereka sendiri yang menyeleweng dari agama.
5. Perkembangan Pasca Bani Abbas
Berkembangnya mahzab Asy'ariah yang mencampurkan falsafah dan mantiq ke dalam ilmu kalam terlalu jauh.
B. Faktor Penyebab Lahirnya Ilmu Kalam
* Faktor Internal
a. Adanya pemahaman dalam islam yang berbeda yaitu perbedaan pemahanan dalam menafsirkan Al Quran
b. Adanya pemahaman ayat Al Qur'an yang berbeda. Para pemimpin masing-masing aliran menggali hukum dari Al Quran menurut pemahamannya masing-masing.
c. Adanya penyerapan hadits yang berbeda yaitu dari aspek matan
d. Adanya kepentingan kelompok atau golongan yang melahirkan aliran ilmu kalam yang beragam
e. Mengendepankan akal terlalu berlebihan dalam mempelajari ilmu kalam
f. Adanya kepentingan politik sebagai sumber kekuasaan untuk menata kehidupam
g. Adanya perbedaan kebudayaan
* Faktor Eksternal
a. Adanya para mualaf dimana ketika mereka sudah memegang teguh islam, mereka teringat kembali dengan agama yang mereka anut sebelumnya kemudian memasukkan ajaran agama mereka terdahulu ke dalam agama islam.
b. Golongan Mu'tazilah tidak bisa menghadapi lawan yang memusuhi islam jika tidak mengetahui pendapat lawan beserta dalilnya. Sehingga kaum muslimin menggunakan logika dan filsafat untuk menghadapi lawan.
C. Pro dan Kontra Terhadap Ilmu Kalam
* Pro
a. Abu Hasan Al Asy'ari, beliau mengatakan jika orang yang tidak menerima adanya ilmu kalam berarti menjadikan kebodohan sebagai modal karena tidak mau menggunakan akal untuk membahas masalah ushuluddin. Ilmu kalam tidak bertentangan dengan Al Quran dan Sunnah, karena pada dasarnya ilmu kalam akarnya dari Al Quran dan Sunnah.
b. Abu Ma'in, beliau mengatakan jika orang yang sudah baligh harus mampu membuktikan adanya Tuhan melalui argumen yang rasional.
c. Al Baqillani, beliau mengatakan jika Allah tidak dapat diketahui dengan pandangan empiris. Maka dari itu, kita harus beragumen rasional terhadap Allah dan kekusaanNya.
* Kontra
a. Imam Syafi'i, beliau berpendapat bahwa ilmu kalam itu berbahaya bagi umat karena menggunakan nalar dalam masalah akidah.
b. Imam Hanbali, beliau berpendapat jika argumentasi ilmu kalam tidak sesuai dengan Al Quran dan Sunnah.
c. Fakhr al- Din al- Razi, beliau berpendapat jika ilmu kalam itu meragukan karena bertentangan dengan Al Quran dan Sunnah.
Komentar
Posting Komentar